Buka aplikasi 3dsmax
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.
Klik bola pingpong pada viewport.
Klik tombol Animate/AutoKey.
Pada main toolbar, klik Select and Move.
Jika sumbu Z berwarna kuning pindahkan bola pingpong ke atas (baru saja menentukan key untuk bola pingpong pada frame 0).
Geser time slide ke frame 15, lalu pindahkan bola ke bawah ke atas meja. (gunakan kotak diaog Transform Type-In untuk menempatkan bola tpat di atas meja).
Klik kanan select and Move (memunculkan kotak dialog Transform Type-In).
Masukkan nilai = 0'2" untuk sumbu Z (menempatkan bola tepat diatas meja).
Tutup kotak dialog Transform Type-In.
Pastikan bola masih dalam keadaan terpilih. Tekan SHIFT. Pada track bar, clone/copy key dari frame 0 ke frame 30.
Tekan play untuk memainkan animasi.
Pada time controls, klik time configuration.
Pada kotak dialog Time Configuration, tentukan End time = 30.
Mainkan animasi. Bola bergerak naik turun.
Mengatur pergerakn bola agar terlihat lebih realistis perlu mengatur interpolasi.
Dari Views menu: Klik show Ghosting
Pindah ke menu Costumize > reference > Tab Viewport lalu ganti ghosing frame menjadi 4 dan display Nth frame menjadi 4.
Pilih bola lalu geser Time Slider ke frame 14 mainkan animasi
mengatur InBetween klik kanan Key Track bar pada frame 14 dari menu pilih bola pingpong Position
Ganti nilai in intuk keyframe 2 menjadi fast In.
ganti nilai out pada keyframe 2 menjdi fast out
gunakan tanda panah pada kotak dialog ganti keyframe 2 menjadi keyframe 1
ganti interpolasi out pada keyframe 1 menjadi slow out(hal ini membuat bola bergantung/berhenti sejenak di udara sebelummolai to descend)
ganti interpolasi in pada keyframe 1 menjadi slow in
lanjutkan pada keyframe 3 lalu tentukan nilai in menjadi slow in
masih pada keyframe 3 ganti interpolasi out menjadi slow out
mainkan animasi(sekarang bola memantul dengan benar)
tutup jendela bola pingpong:position
nonaktifkan tombol animate
klik menu rendering
pilih render
atur time output pada active time segment "0 to 30 atau range :0 to 30
pilih output size 640x480
pilih tombol files.
simpan dengan nama masing2.
Tampilkan postingan dengan label renderasi dan animasi 3d. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renderasi dan animasi 3d. Tampilkan semua postingan
Kamis, Juni 09, 2011
Kamis, Mei 26, 2011
Prak Renderasi, 26 mei 2011
renderasi 26 mei 2011
buka pekerjaan terakhir
pilih file>reset
pilih yes
buat kotak dalam viewport top
putar viewport perspective denga cara tekan alt dan tombol tengah mouse atau dengan cara memutar viewport menggunakan tombol arc rotate dalam viewport navigation controls.
perbesar dan perkecil gambar menggunakan tombol zoom atau tekan ctrl+alt dan tombol tengah mouse
dari customize menu, pilih units setup
pilih us standard lalu klik ok.
pilih modify panel
ganti ukuran meja menjadi panjang 9 feet,lebar 5 feet tebal 0.2 feet
pada rollout name and color ganti nama object menjadimeja pingpong
tekan g untuk menyembunyikan grid
tekan m untuk mebuka material editor
pada material editor,ganti nama material pertama in the top row meja pingpong
seret/drag material editor ke meja
meja pingpong biasanya berwarna hijau dengan strip putih.tambahkan texture map ke dalam diffuse channel utnutk membuat meja menjadi meja pingpong real.
klik kotak2 abu2
disisi label diffuse
pada material/map browser klik bitmap lalu ok.
pada kotak dialog cari folder cari file pooltop.jpg.pilih open

bitmap image ditampilkan pada sample sphere dala material editor,klik show map in viewport
sesuaikan tiling pada material editor dengan cara mengklik tanda panah spinner,tentukan nilai U dan v sehingga memenuhi meja pingpong
jika menjalankan software z buffer,perlu mengaktifkan texture correction, jika texture tampak distorsi, lakukan hal di bawah ini.
klik kanan pada label perspective viewport, lalu pilih texture correction
tutup material editor
pada object tab klik tombol sphere
klik panel create, tombol sphere berubah menjadi hijau
dalam panel/create, aktifkan autogrid
autogrid membantu membuat sphere langsung diatas meja pingpong
di bagian bawah rollout parameters,aktifkan base to pivot
pindahkan kursor ke atas meja muncul icon menampilkan point untuk bola
seret/drag bola ke atas meja
pada rollout sphere parameters, ganti radius bola = 0.4" dan segment = 18"
ganti warna object bola pingpong dengan warna yang sesuai
dan ganti label nama sphere01 menjadi bola pingpong
pada object tab, klik tombol box.
pada perspective viewport, buat box dengan ukuran kira2 tinggi = 6 inch teval = 2 inch dan panjang = 5 feet
matikan autogrid.posisikan box di tengah dan diatas meja
klik arc rotate, lalu putar view untuk mencari posisi yang terbaik
pilih box01, pada panel modify, ganti nama menjadi net
tekan f3 utnuk mengaktifkan wireframe mode
ganti segment widht = 30 segment height = 4 dan segment length = 1
tekan f3 untuk mengembalikan perspective viewport menjadi shade mode
tekan m untuk membuka material editor
pilih blank material dan beri anam net
pada rollout shader aktifkan wire
klik assig material to selection
klik color swatch disebelah diffuse, lalu pilih warna dalam color selector untuk mengganti warna net sesuai dengan keinginan.

coba tambahkan nilai self-illumination, pada self illumnitaion klik label color. muncul kotak masukkan numerical text
klik label color untuk menampilkan kotak masukan nunmerical text
ganti nilai self-ilumination =10
simpan sebagai file nama masing2 dan pastikan formatnya *.max
buka pekerjaan terakhir
pilih file>reset
pilih yes
buat kotak dalam viewport top
putar viewport perspective denga cara tekan alt dan tombol tengah mouse atau dengan cara memutar viewport menggunakan tombol arc rotate dalam viewport navigation controls.
perbesar dan perkecil gambar menggunakan tombol zoom atau tekan ctrl+alt dan tombol tengah mouse
dari customize menu, pilih units setup
pilih us standard lalu klik ok.
pilih modify panel
ganti ukuran meja menjadi panjang 9 feet,lebar 5 feet tebal 0.2 feet
pada rollout name and color ganti nama object menjadimeja pingpong
tekan g untuk menyembunyikan grid
tekan m untuk mebuka material editor
pada material editor,ganti nama material pertama in the top row meja pingpong
seret/drag material editor ke meja
meja pingpong biasanya berwarna hijau dengan strip putih.tambahkan texture map ke dalam diffuse channel utnutk membuat meja menjadi meja pingpong real.
klik kotak2 abu2
disisi label diffuse
pada material/map browser klik bitmap lalu ok.
pada kotak dialog cari folder cari file pooltop.jpg.pilih open

bitmap image ditampilkan pada sample sphere dala material editor,klik show map in viewport
sesuaikan tiling pada material editor dengan cara mengklik tanda panah spinner,tentukan nilai U dan v sehingga memenuhi meja pingpong
jika menjalankan software z buffer,perlu mengaktifkan texture correction, jika texture tampak distorsi, lakukan hal di bawah ini.
klik kanan pada label perspective viewport, lalu pilih texture correction
tutup material editor
pada object tab klik tombol sphere
klik panel create, tombol sphere berubah menjadi hijau
dalam panel/create, aktifkan autogrid
autogrid membantu membuat sphere langsung diatas meja pingpong
di bagian bawah rollout parameters,aktifkan base to pivot
pindahkan kursor ke atas meja muncul icon menampilkan point untuk bola
seret/drag bola ke atas meja
pada rollout sphere parameters, ganti radius bola = 0.4" dan segment = 18"
ganti warna object bola pingpong dengan warna yang sesuai
dan ganti label nama sphere01 menjadi bola pingpong
pada object tab, klik tombol box.
pada perspective viewport, buat box dengan ukuran kira2 tinggi = 6 inch teval = 2 inch dan panjang = 5 feet
matikan autogrid.posisikan box di tengah dan diatas meja
klik arc rotate, lalu putar view untuk mencari posisi yang terbaik
pilih box01, pada panel modify, ganti nama menjadi net
tekan f3 utnuk mengaktifkan wireframe mode
ganti segment widht = 30 segment height = 4 dan segment length = 1
tekan f3 untuk mengembalikan perspective viewport menjadi shade mode
tekan m untuk membuka material editor
pilih blank material dan beri anam net
pada rollout shader aktifkan wire
klik assig material to selection
klik color swatch disebelah diffuse, lalu pilih warna dalam color selector untuk mengganti warna net sesuai dengan keinginan.
coba tambahkan nilai self-illumination, pada self illumnitaion klik label color. muncul kotak masukkan numerical text
klik label color untuk menampilkan kotak masukan nunmerical text
ganti nilai self-ilumination =10
simpan sebagai file nama masing2 dan pastikan formatnya *.max
Kamis, Mei 19, 2011
Prak Renderasi, 19 mei 2011
buka aplikasi 3d
pada front viewport, tekan W pada keyboard
pada prompt line, aktifkan 3D Snap toogle atau tekan S
pada tab shapes, klik line
pastikan grid ditampilkan di dalam front viewport, jika belum tekan G
gambar profile dari bentuk botol dalam front viewport
mulai dari bagian bawah botol,klik untuk menempatkan titik pertama.
jika pindah melintasi grid muncul snap icon berwarna biru,menangkap titik persilangan garis pada grid
ketika menempatkan titik kedua, tekan dan seret/drag untuk membentuk kurva
klik untuk membuat titik ketiga
tekan dan seret/drag untuk membuat titik keempat.
klik untuk menentukan tiga titik terakhir
untuk mengedit spline aktifkan sub object>vertex
coba menggeser vertex pada spline untuk membentuk kurva dan smooth irregularities
pada titik yang anda tekan dan seret/drag, akan muncul bezier handles, anda dapat menggeser handles untuk merubah bentuk kurva
tekan s untuk mematikan snap. matika sub object
tekan f3 untuk mengganti perspective view shading menjadi smooth+highlight.
pada panel modify,klik lathe
gulung ke bawah rollout parameters,pada area align klik tombol max
jika botol muncul tidak sesuai dengan bentuknya, gulung ke bagian atas rollout parameters lalu aktifkan flip normals.
simpan dalam .max
klik menu file>new all.ok.
buka file yg dikerjakan sebelumnya
pilih menu file>merge
pilih file botol yang baru dibuat dan klik open
pada jendela merge pilih botol line
klik ok.
letakkan posisi botol di tengah buah jeruk dan apel
gunakan skala untuk mengecilkan/membesarkan botol.
aktifkan sample slot terakhir di sudut kanan-bawah material edditor
klik pick material from object,icon eyedropper
klik botol dengan cursor eyedropper.
pada rollout maps pilih channel bump dengan cara mengklik label none
pada kotak dialog material/map browser,pick dents
di dalam rollout dent parameters, tentukan size untuk dents=22 dan strength=5
pada slot sample material editor, klik tombol standart dan pilih raytrace
ganti warna diffuse menjadi warna hujai tua/forres green.
raytrace transparency dan reflectivity ditentukan oleh color swatch.tentukan warna transparancy menjadi abu2/gray R119 G119 B119
ganti dinding belakang dengan material congren.jpg
langkah terakhir, renderlah (F9) hasil ini..
hasilnya kira2 begini nih..
pada front viewport, tekan W pada keyboard
pada prompt line, aktifkan 3D Snap toogle atau tekan S
pada tab shapes, klik line
pastikan grid ditampilkan di dalam front viewport, jika belum tekan G
gambar profile dari bentuk botol dalam front viewport
mulai dari bagian bawah botol,klik untuk menempatkan titik pertama.
jika pindah melintasi grid muncul snap icon berwarna biru,menangkap titik persilangan garis pada grid
ketika menempatkan titik kedua, tekan dan seret/drag untuk membentuk kurva
klik untuk membuat titik ketiga
tekan dan seret/drag untuk membuat titik keempat.
klik untuk menentukan tiga titik terakhir
untuk mengedit spline aktifkan sub object>vertex
coba menggeser vertex pada spline untuk membentuk kurva dan smooth irregularities
pada titik yang anda tekan dan seret/drag, akan muncul bezier handles, anda dapat menggeser handles untuk merubah bentuk kurva
tekan s untuk mematikan snap. matika sub object
tekan f3 untuk mengganti perspective view shading menjadi smooth+highlight.
pada panel modify,klik lathe
gulung ke bawah rollout parameters,pada area align klik tombol max
jika botol muncul tidak sesuai dengan bentuknya, gulung ke bagian atas rollout parameters lalu aktifkan flip normals.
simpan dalam .max
klik menu file>new all.ok.
buka file yg dikerjakan sebelumnya
pilih menu file>merge
pilih file botol yang baru dibuat dan klik open
pada jendela merge pilih botol line
klik ok.
letakkan posisi botol di tengah buah jeruk dan apel
gunakan skala untuk mengecilkan/membesarkan botol.
aktifkan sample slot terakhir di sudut kanan-bawah material edditor
klik pick material from object,icon eyedropper
klik botol dengan cursor eyedropper.
pada rollout maps pilih channel bump dengan cara mengklik label none
pada kotak dialog material/map browser,pick dents
di dalam rollout dent parameters, tentukan size untuk dents=22 dan strength=5
pada slot sample material editor, klik tombol standart dan pilih raytrace
ganti warna diffuse menjadi warna hujai tua/forres green.
raytrace transparency dan reflectivity ditentukan oleh color swatch.tentukan warna transparancy menjadi abu2/gray R119 G119 B119
ganti dinding belakang dengan material congren.jpg
langkah terakhir, renderlah (F9) hasil ini..
hasilnya kira2 begini nih..
Sabtu, Mei 14, 2011
12 mei 2011,prak renderasi
Buka aplikasi 3d’Max..
Buka perkerjaan yang terakhir dikerjakan.
Pilih buah apel di dalam camera viewport.
Ctrl + klik kanan pada buah apel.
Pilih Isolate tool.
Pada Tab Obejct, klik cylinder
Beralih ke panel modify > roll out object type
Aktifkan Autogrid
Di dalam Top viewport, geser
Kursor ke atas buah apel.
Geser keluar cylinder pada bagian atas buah apel
Ganti warna cylinder menjadi hijau lalu
beri nama = stem.
Pada roll out parameter untuk cylinder,
Tentukan nilai radius=1, height=24
Height segments=12

pada rollout objek type, matikan auto grid
tb modifier klik bend
pada rollout parameter sesuaikan sudut tekuk pada tangkai apel, plus atau minus 90
pada kotak dialog isolated klik exit isolated
pilih menu file>save as
pilih menu file>reset pilih yes
klik menu file>open
cari file still_life0.max
klik open

klik menu file>merge(cari file tangkai apel yang baru dikerjakan
klik open
klik tombol all,lalu ok
rubah tampilan perspective viewport menjadi camera01 viewport
tekan m pada keyboard klik kanan pada sampel material dan pilih 5x3 sample windows
seret dan drag sample material bernama shiny aplle ke object apple
cek rendering>render
pilih pada viewport camera01 dan pilih tombol render
tutup jendela sampel frame
jalankan animasi yang pernah dibuat sebelumnya dengan menekan tombol play
klik drag track ball pada 50/160 ke 100/160 dan pindahkan track 80/160 ke 140/160
lakukan rendering pilih menu rendering>render
pilih time output pada active time segment 0 to 160 atau range 0 to 100
pilih output size 640x480
klik tombol files.simpan dengan nama masing2.
pada jendela video compression biarkan compresor pada setingan default (cinepack codec by radius)lalu ok
pastikan viewport camera01 lalu tekan tombol render.
setelah selesai hilangkan animasi yang ada untuk membuat animasi baru
pilih menu file>new pilih no
tandai keep object and hierarchy
gerakan rool track animasi untuk memastikan animasi sebelumnya telah dibuang
pindahkan roll track animasi pada 0/160.
klik icon time configuration rubah nilai length atau end time menjadi 90 klik ok.
roll track animasi pada saat ini pada posisi 0/90
buat tampilan camera01 menjadi 1 ruang dimana terlihat buah jeruk apel dan tangkainya serta billboard nama
pindahkan buah jeruk dan apple pada posisi terbaik
tekan H pada keyboard
pilih apple dan tekan shift untuk memilih stem.
tekan select dan pindahkan dengan move
jika tampilan telah sesuai, tekan tombol animate
geser roll track animasi ke 40/90 pilih buah jeruk, klik kanan pada buah jeruk lalu pilih rotate.
putar buah jeruk secukupnya berlawanan dengan arah jarum jam.
nonaktifkan tombol animate,coba jalankan animasi

tekan ctrl+shift dan pilih bola abu2 di awal track dan geser ke 70/90
ulangi langkah ii untuk objek buah jeruk juga
pilih menu rednering>render
tandai active time segment 0 to 90 pilih 640x480 klik tombol file, simpan dalam .avi
Buka perkerjaan yang terakhir dikerjakan.
Pilih buah apel di dalam camera viewport.
Ctrl + klik kanan pada buah apel.
Pilih Isolate tool.
Pada Tab Obejct, klik cylinder
Beralih ke panel modify > roll out object type
Aktifkan Autogrid
Di dalam Top viewport, geser
Kursor ke atas buah apel.
Geser keluar cylinder pada bagian atas buah apel
Ganti warna cylinder menjadi hijau lalu
beri nama = stem.
Pada roll out parameter untuk cylinder,
Tentukan nilai radius=1, height=24
Height segments=12

pada rollout objek type, matikan auto grid
tb modifier klik bend
pada rollout parameter sesuaikan sudut tekuk pada tangkai apel, plus atau minus 90
pada kotak dialog isolated klik exit isolated
pilih menu file>save as
pilih menu file>reset pilih yes
klik menu file>open
cari file still_life0.max
klik open
klik menu file>merge(cari file tangkai apel yang baru dikerjakan
klik open
klik tombol all,lalu ok
rubah tampilan perspective viewport menjadi camera01 viewport
tekan m pada keyboard klik kanan pada sampel material dan pilih 5x3 sample windows
seret dan drag sample material bernama shiny aplle ke object apple
cek rendering>render
pilih pada viewport camera01 dan pilih tombol render
tutup jendela sampel frame
jalankan animasi yang pernah dibuat sebelumnya dengan menekan tombol play
klik drag track ball pada 50/160 ke 100/160 dan pindahkan track 80/160 ke 140/160
lakukan rendering pilih menu rendering>render
pilih time output pada active time segment 0 to 160 atau range 0 to 100
pilih output size 640x480
klik tombol files.simpan dengan nama masing2.
pada jendela video compression biarkan compresor pada setingan default (cinepack codec by radius)lalu ok
pastikan viewport camera01 lalu tekan tombol render.
setelah selesai hilangkan animasi yang ada untuk membuat animasi baru
pilih menu file>new pilih no
tandai keep object and hierarchy
gerakan rool track animasi untuk memastikan animasi sebelumnya telah dibuang
pindahkan roll track animasi pada 0/160.
klik icon time configuration rubah nilai length atau end time menjadi 90 klik ok.
roll track animasi pada saat ini pada posisi 0/90
buat tampilan camera01 menjadi 1 ruang dimana terlihat buah jeruk apel dan tangkainya serta billboard nama
pindahkan buah jeruk dan apple pada posisi terbaik
tekan H pada keyboard
pilih apple dan tekan shift untuk memilih stem.
tekan select dan pindahkan dengan move
jika tampilan telah sesuai, tekan tombol animate
geser roll track animasi ke 40/90 pilih buah jeruk, klik kanan pada buah jeruk lalu pilih rotate.
putar buah jeruk secukupnya berlawanan dengan arah jarum jam.
nonaktifkan tombol animate,coba jalankan animasi
tekan ctrl+shift dan pilih bola abu2 di awal track dan geser ke 70/90
ulangi langkah ii untuk objek buah jeruk juga
pilih menu rednering>render
tandai active time segment 0 to 90 pilih 640x480 klik tombol file, simpan dalam .avi
Selasa, Mei 10, 2011
praktikum renderasi 6 mei 2011
Buka aplikasi 3dsMAX
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.
Pada panel Modify Rollout Parameters, kurangi diameter buah jeruk sehingga tersedia ruang yang cukup untuk buah satu lagi.
Ganti menjadi Radius = 30.
Klik kanan pada buah jeruk lalu pilih Move.
Pindahkan buah jeruk ke kiri lalu ke bawah sehingga berada disebelah kiri slab, sediakan ruang untuk buah satu lagi.
Di dalam Top Viewport, perbesar gambar hingga slab memenuhi viewport.
Tekan SHIFT.
Pada Camera Viewport, pilih lalu geser buah jeruk ke kanan.
Pada jendela Clone Options ketik apple pada bagian Name:
Klik OK untuk melengkapi proses Copy.
Tekan M untuk membuka Material Editor.
Perbesar sampe area dengan klik kanan pada sampel slot. Pilih 5x3.
Pilih sampel material
pilih buah apel
Buka Display panel lalu klik Hide Unselected.
Pada Viewport NavigationControls, klik Zoom Extent All.
Tekan Ctrl+klik kanan pada object lalu pilih Isolate Tool.
Pada Tab Modifiers, klik Taper untuk mengaplikasikan modifier ini ke bola yang akan dijadikan buah apel.
Pada rollout parameters > area Taper, sesuaikan Amount parameter lalu perhatikan efek yang terjadi di dalam viewport.
Pada panel Modifiers > rollout modifier stack, klik edit stack.
di dalam kotak dialog edit modifier stack, pilih Collapse All.
Klik yes pada kotak pesan warning lalu klik OK.
Di dalam rollout modifier stack, klik tombol sub-object untuk mengaktifkan.
Vertex level adal default dalam daftar Selection Level. Di dalam Viewport. Vertex ditampilkan dalam warna biru.
Aktifkan Left Viewport.
KlikZoom Extentx All di dalam viewport Navigation Control.
Pada front atau left viewport, seret atau drag dari luar bola untuk membuat kotak 2 baris vertex dibagian bawah buah apel.
di ujun sebelah kanan pada main toolbar, isi list tanpa list dengan text bagian bawah apel lalu tekan Enter.
Rollout Soft Selection.
Aktifkan Use Soft Selection sesuaikan Falloff hinnga separuh bagian bawah buah apel berubah warnananya.
Pada panel Modify > Rollout Modifiers, klik More.
Pada jendela Modifiers pilih Displace lalu klik OK.
Pada rollout parameters > area Image, klik tombol Bitmap yang bertanda None.
Di dalam kotak dialog Select Displacement Image, cari folder lali file Appledis.jpg.

Klik Open.
Pada Rollout Parameters > are Displacement, klik Spinners (tanda panah kecil disebelah kotak masukan parameter) untuk menambahkan atau mengurangi strength parameter sedikit.
Spinner dengan nilai Minus (-) ntuk mendapatkan bagian bawah buah apel yang realistik.
Pada Modify panel, klik tombol More.
Pilih Edit Mesh dari dalam daftar lali klik ok.
Pada panel Modify > Modifier Stack aktifkan Sub-Object.
Gunakan region-select untuk memilih tiga aris vertex di bagian atas buah apel. Beri nama menjadi "bagian atas apel".
Gulung ke bawah ke Rollout Sof Selection. Pilih Use Soft Selection. Sesuaikan Falloff = 33
Pada rollout Modifier Stack klik Edit Stack untuk menampilkan kotak dialog Edit Modifier Stack.
Pilih Displace di dalam Stack. Klik Copy.
Di bagian atas Stack, pilih Edit Mesh. Klik Paste untuk menambahkan Modifier Displacement kedua ke dalam Stack.
Displace sekarang berada diatas Edt Mesh Modifier. Klik OK untuk mengakhiri Editing.
Pilih Sub-Object > Gizmo.
Geser Gizmo sehingga melayag diatas sebuah apel. (Gizmo sumbu x,y,z berwarna kuning).
Pada rollout parameters untuk Displace, tambahkan Strength parameters menjadi = 8. Sesuaikan Decay Parameters untuk membentuk permukaan bagian.
Jika ingin kembali ke Stack untk menyesuaikan nilai Soft Selection, aktifkan Show End Reslut On/Off Toggle.
Jika telah selesai matikan tombol Sub-Object,
Buka dispplay panel lalu klik Unhide All.
Pada viewport navigation controls, klik zoom extents all.
Keluar dari exit isolation dengan menekan tombol pada jendela isolated.
Pada front viewprt, buat region-zoom disekitar buah jeruk dan apel sehinga terlihat dengan jelas.
Putar dan sesuaikan posisi buah apel dengan menggunakan icon Select and Rotate.

Pastikan animasi yang dibuat pertemuan selanjutnya masih ada dengan menekan tombol play.
pili enu rendering > Render
Tandai Active TIme Segment: 0 To 100 atau Range 0 To 100
Pilih tombol 640x480
Pilihj tombol Files...
(beri nama masing-masing)
pastikan format nya adalah *.avi lalu klik tombol Save
pastikan viewport adalah Camera01 lalu tekan tombl Render.
Setelah dirender begini hasilnya kalo punya ade..haha..STD dah ini mah...
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.
Pada panel Modify Rollout Parameters, kurangi diameter buah jeruk sehingga tersedia ruang yang cukup untuk buah satu lagi.
Ganti menjadi Radius = 30.
Klik kanan pada buah jeruk lalu pilih Move.
Pindahkan buah jeruk ke kiri lalu ke bawah sehingga berada disebelah kiri slab, sediakan ruang untuk buah satu lagi.
Di dalam Top Viewport, perbesar gambar hingga slab memenuhi viewport.
Tekan SHIFT.
Pada Camera Viewport, pilih lalu geser buah jeruk ke kanan.
Pada jendela Clone Options ketik apple pada bagian Name:
Klik OK untuk melengkapi proses Copy.
Tekan M untuk membuka Material Editor.
Perbesar sampe area dengan klik kanan pada sampel slot. Pilih 5x3.
Pilih sampel material
· Klik kanan pada table left viewport
Pilih menu Views > Extend > Asset Manager
(cari folder network p multimedia/adil)
Cari file appletex.jpeg
· Klik dan drag appletex.jpeg ke object bola
Lalu lepas tombol mousepilih buah apel
Buka Display panel lalu klik Hide Unselected.
Pada Viewport NavigationControls, klik Zoom Extent All.
Tekan Ctrl+klik kanan pada object lalu pilih Isolate Tool.
Pada Tab Modifiers, klik Taper untuk mengaplikasikan modifier ini ke bola yang akan dijadikan buah apel.
Pada rollout parameters > area Taper, sesuaikan Amount parameter lalu perhatikan efek yang terjadi di dalam viewport.
Pada panel Modifiers > rollout modifier stack, klik edit stack.
di dalam kotak dialog edit modifier stack, pilih Collapse All.
Klik yes pada kotak pesan warning lalu klik OK.
Di dalam rollout modifier stack, klik tombol sub-object untuk mengaktifkan.
Vertex level adal default dalam daftar Selection Level. Di dalam Viewport. Vertex ditampilkan dalam warna biru.
Aktifkan Left Viewport.
KlikZoom Extentx All di dalam viewport Navigation Control.
Pada front atau left viewport, seret atau drag dari luar bola untuk membuat kotak 2 baris vertex dibagian bawah buah apel.
di ujun sebelah kanan pada main toolbar, isi list tanpa list dengan text bagian bawah apel lalu tekan Enter.
Rollout Soft Selection.
Aktifkan Use Soft Selection sesuaikan Falloff hinnga separuh bagian bawah buah apel berubah warnananya.
Pada panel Modify > Rollout Modifiers, klik More.
Pada jendela Modifiers pilih Displace lalu klik OK.
Pada rollout parameters > area Image, klik tombol Bitmap yang bertanda None.
Di dalam kotak dialog Select Displacement Image, cari folder lali file Appledis.jpg.

Klik Open.
Pada Rollout Parameters > are Displacement, klik Spinners (tanda panah kecil disebelah kotak masukan parameter) untuk menambahkan atau mengurangi strength parameter sedikit.
Spinner dengan nilai Minus (-) ntuk mendapatkan bagian bawah buah apel yang realistik.
Pada Modify panel, klik tombol More.
Pilih Edit Mesh dari dalam daftar lali klik ok.
Pada panel Modify > Modifier Stack aktifkan Sub-Object.
Gunakan region-select untuk memilih tiga aris vertex di bagian atas buah apel. Beri nama menjadi "bagian atas apel".
Gulung ke bawah ke Rollout Sof Selection. Pilih Use Soft Selection. Sesuaikan Falloff = 33
Pada rollout Modifier Stack klik Edit Stack untuk menampilkan kotak dialog Edit Modifier Stack.
Pilih Displace di dalam Stack. Klik Copy.
Di bagian atas Stack, pilih Edit Mesh. Klik Paste untuk menambahkan Modifier Displacement kedua ke dalam Stack.
Displace sekarang berada diatas Edt Mesh Modifier. Klik OK untuk mengakhiri Editing.
Pilih Sub-Object > Gizmo.
Geser Gizmo sehingga melayag diatas sebuah apel. (Gizmo sumbu x,y,z berwarna kuning).
Pada rollout parameters untuk Displace, tambahkan Strength parameters menjadi = 8. Sesuaikan Decay Parameters untuk membentuk permukaan bagian.
Jika ingin kembali ke Stack untk menyesuaikan nilai Soft Selection, aktifkan Show End Reslut On/Off Toggle.
Jika telah selesai matikan tombol Sub-Object,
Buka dispplay panel lalu klik Unhide All.
Pada viewport navigation controls, klik zoom extents all.
Keluar dari exit isolation dengan menekan tombol pada jendela isolated.
Pada front viewprt, buat region-zoom disekitar buah jeruk dan apel sehinga terlihat dengan jelas.
Putar dan sesuaikan posisi buah apel dengan menggunakan icon Select and Rotate.
Pastikan animasi yang dibuat pertemuan selanjutnya masih ada dengan menekan tombol play.
pili enu rendering > Render
Tandai Active TIme Segment: 0 To 100 atau Range 0 To 100
Pilih tombol 640x480
Pilihj tombol Files...
(beri nama masing-masing)
pastikan format nya adalah *.avi lalu klik tombol Save
pastikan viewport adalah Camera01 lalu tekan tombl Render.
Setelah dirender begini hasilnya kalo punya ade..haha..STD dah ini mah...
Kamis, April 21, 2011
21 April 2011,Pertemuan 4
· Buka aplikasi 3d’ MAX
· Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan
· Pilih Menu file > new.
Pada jendela new scene pilih Keep Object
And Hierarchy. Lalu klik OK
· Pastikan animasi yang dibuat telah
Dibuang dengan mencoba menjalankan
Tombol play
· Klik objects tap pada tab panel
· Klik icon sphere
· Ditengah-tengah perspective viewport
Buat bola dengan menekan tombol kiri
Mouse kebawah lalu drag menjauhi titik awal.
Pada Create panel > parameters Roll out
Ganti radius=50 lalu enter
· Gunakan move and selection dan pindahkan
Bola pada top dan front viewport untuk
Memindahkan bola tepat ditengah ruang dan atas
Lantai.
· Pada create panel > roll out Name and Colour
Klik kotak kecil berwarna disebelah nama objek sphere01
Pilih warna orange lalu klik OK.
· Ganti nama sphere01 menjadi orange
Dan tekan enter.
· Klik kanan pada table left viewport
Pilih menu Views > Extend > Asset Manager
(cari folder network p multimedia/adil)
Cari file orangetex.jpeg
· Klik dan drag orangetex.jpeg ke object bola
Lalu lepas tombol mouse
· Pada panel modify > rollout parameters
Ganti segment =50
· Klik kanan pada perspective viewport, dari menu
Rendering pilih render.
Dalamkotak dialog rendering pilih render
· Tutup jendela renderinig
· Pada main toolbar, klik material editor atau
Tekan M pada keyboard
· Pilih sampel material pertama atau sampel
material yang masih kosong.(contoh
pada sampel kedua dengan nama material
#2)
· Klik tombol pick material from object ("eyedropper”)
Disebelah nama material. Pindmahkan kursor
Dari material editor ke perspective viewport
Tepat diatas buah jeruk lalu klik
· Ganti nama material menjadi orange peel
Lalu tekan enter
· Klik roll out blinn basic.
Parameters untuk menutupnya, dan klik
Roll out maps untuk membukanya
· Pada roll out maps, seret/drag diffuse map
(orangetex.jpeg) ke bump channel, dan
Lepaskan tombol mouse.
· Klik instance lalu OK.
Tentukan pada kotak masukan
Channel amount bump= -100
· Coba render hasil pekerjaan material.
· Perkecil material editor.
Kembalikan viewport asset manajer menjadi
Left viewport.
· Rubah viewport perspective menjadi
Camera viewport
· Atur camera pada top dan front viewport
Sehingga tampilan camera01 mrnjadi 1
Tampilan untuh buah jeruk.
· Aktifkan tombol animate.
Pindahkan track rolldari 0/100 ke 50/100
Pada top/front viewport gerakkan kamera
Menjauh dari objek jeruk hingga terlihat
Label nama di dinding
· Non aktifkan tombol animate.
Tekan Ctrl + Shift dan klik drag track
Abu abu pada 0/100 ke 80/100
Yang berubah menjadi track putih.
· Coba jalankan tombol play.
· Jika animasi telah sesuai klik menu rendering > render
Atur time output pada active time segment
0 to 100 atau rang 0 to 100
· Atur output size menjadi 640x480 klik tombol files
Beri nama masing masing dan pastikan
Penyimpanan dalam *.avi/
Tekan save. Pada jendela video compression
Biarkan settingan yang ada pada cinepak
Codec by radius, lalu klik ok.pastikan
Viewport :camera01.klik tombol render.
beginilah hasilnya..haha..
Kamis, April 14, 2011
14 april 2011, pertemuan 3
- pilih objek dinding
tekan m pada keyboard
pilih sample material pertama
klik tombol standar
pilih radio mtl library
dari daftar list pilih material concrete blue stucco lalu
klik ok.
pilih icon assign material to selection.
kecilkan jendela material editor.
render pada tampilan perspective preview.
ulangi untuk lantai dengan material wood pada box material kedua, dan label nama pada box material ketiga
tutup material editor
aktifkan perspective viewport
tekan c untuk menggantinya menjadi camera viewport
beralih ke top viewport
pilih target camera dan letakkan di tengah ruang. perhatikan pergerakan kamera01 viewport
kembali pada top viewport pilih camera dan geser menjauh sehingga seluruh ruang tampak pada kamera01 viewport
pada left atau front viewport atur ketinggian dari camera, hingga seluruh ruang tampil pada camera01 viewport.
lakukan pembesaran zoom extents pada top viewport. tekan tombol animate. geser roll dari 0/100 ke 50/100 pada top viewport pilih camera dan geser ke sebelah kanan. non aktifkan tombol animate.
pilih icon zoom extents all.jalankan tombol play dan perhatikan pergerakan setiap viewport.
pilih camera pada salah satu viewport.
geser roll ke posisi 0/100. tekan shift +ctrl dan klik drag keyframe pada 0/100 untuk menduplikatnya key 80/100
coba jalankan tombol play, dan perhatikan jika animasi camera bergerak dan kembali ke posisi awal.
tampilan jendela view
- pilih menu rendering>render
pada jendela render scene pilih active time segment 0 to 100 atau isi range dari 0 to 100 untuk time output.
untuk output size pilih 640x480 atau ketik pada width 640 dan height 480
klik tombol files pada render output.
tampilan setelah di render
- tentukan folder menyimpanan dan beri nama masing-masing. pastikan format penyimpanan dalam *.avi
lalu klik save.
apda jendela video compression,biarkan settingan default cinepak codec by radius, lalu klik ok
pastikan pada bagian viewport adalah kamera01,lalu klik tombol render.
tampilan *.avi
setelah merender, tutup jendela render dan render scene. pilih menu file>save as simpan dalam *.max
Kamis, April 07, 2011
Tugas 2
Buka aplikasi 3D.
Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.
Aktifkan Main Toolbar pilih icon Move & Selection, pilih lantai.
Pada Panel pilih tab Mofidyers.
Roll Up hingga Parameter Panels.
Atur nilai Length 250 dan Width 500 serta Height -10.
Kembali ke Main toolbar.
Pilih icon Select and Uniform Scale.
Pilih text pada Front Viewport lalu drag hingga text membesar dengan proporsional.
Berpindah ke tab Objects.
Pilih icon L Ext, lalu buat pada Top Viewport sebuah L Ext.
Klik drag dari kanan atas top viewport lalu drag ke arah diagonal kiri bawah, lalu lepaskan tombol mouse dan geser ke atas untuk ketinggian dinding, geser lagi sedikit untuk membentuk ketebalan dinding dan klik untuk mengakhiri pembuatan dinding.
Beralih ke tab Main Toolbar.
Pilih icon Select and Move, lalu aktifkan panel Modifiers, roll up hingga Parameters dan atur side Length -250, front length -500, side width 10, front width 10, height 250.
Gunakan Select and move untuk menserasikan lantai dan dinding.
Lalu gunakan select and move untuk memindahkan nama ke dinding.
gunakan select dan move untuk menyesuaikan lampu omni dan spotlight
hasilnya kira-kira seperti ini...
Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.
Aktifkan Main Toolbar pilih icon Move & Selection, pilih lantai.
Pada Panel pilih tab Mofidyers.
Roll Up hingga Parameter Panels.
Atur nilai Length 250 dan Width 500 serta Height -10.
Kembali ke Main toolbar.
Pilih icon Select and Uniform Scale.
Pilih text pada Front Viewport lalu drag hingga text membesar dengan proporsional.
Berpindah ke tab Objects.
Pilih icon L Ext, lalu buat pada Top Viewport sebuah L Ext.
Klik drag dari kanan atas top viewport lalu drag ke arah diagonal kiri bawah, lalu lepaskan tombol mouse dan geser ke atas untuk ketinggian dinding, geser lagi sedikit untuk membentuk ketebalan dinding dan klik untuk mengakhiri pembuatan dinding.
Beralih ke tab Main Toolbar.
Pilih icon Select and Move, lalu aktifkan panel Modifiers, roll up hingga Parameters dan atur side Length -250, front length -500, side width 10, front width 10, height 250.
Gunakan Select and move untuk menserasikan lantai dan dinding.
Lalu gunakan select and move untuk memindahkan nama ke dinding.
gunakan select dan move untuk menyesuaikan lampu omni dan spotlight
hasilnya kira-kira seperti ini...
Kamis, Maret 24, 2011
renderasi pert 2, kamis 24 maret 2011
- buka aplikasi 3dmax
- pilih tab shape
- pilih icon text
- buka panel parameter
- klik pada text area
- ganti text max text dengan nama masing2.
- rubah size 10
- klik pada front viewport.
- pada area pembesaran klik icon zoom extents all.
- beralih ke panel modify.
- pilih tombol extrude
- rubah amount pada roll up parameter menjadi 10
- kembali klik zoom extends all.
- aktifkan perspective viewport
- pilih icon zoom.sempitkan area perspective untuk object text.tekan f9
- tutup jendela perspective frame.
- pilih tab main toolbar
- pilih icon select object dan klik object text.
- pada panel modify disebelah text01 klik warna dan pilih warna yang diinginkan tekan f9
- aktifkan top viewport
- pada tab main toolbar pilih icon select and move
- klik object text di top viewport,lalu geser keatas sejajar sumbu y.
- (perhatikan perubahan di viewport lainnya saat menggeser)
- pilih menu rendering
- klik tombol render.
- tutup jendela top frame
- masih pada jendela render scene rubah viewport menjadi perspective dan tekan tombol render.
- tutup jendela perspective frame.
- tutup jendela render scene.klik zoom extents all.
- perluastop viewport
- pilih top viewport dan klik zoom,lalu klik drag pada top viewport
- perluas hingga tampilan object mengecil 20%
- pilih tab objects
- pilih icon box
- klik sebelah kiri atas top view port lalu drag diagonal sebelah kanan bawah top viewport lalu lepas tombol dan tentukan ketinggian box kira2 10 point lalu klik.
- aktifkan perspective viewport dan tekan f9
- aktifkan tab lights dan cameras
- pilih icon target spot.
- aktifkan top viewport
- kilk drag dari kiri bawah viewport menuju object text.
- klik icon zoom extents all.
- aktifkan main toolbar dan pilih select and move
- pada front viewport pilih lampu dan drag sedikit ke atas.
- aktifkan perspective viewport dan tekan f9
- klik kanan pada lampu
- klik cast and shadow.kembali tekan f9
- kembali ke tab lights and cameras pilih icon omni lights
- kil sebelah kanan top viewport
- gunakan icon select and move dan pindahkan omni lights pada front atau left viewport sedikit ke atas coba f9 pada perspective.
- klik icon diskect pada jendela perspective frame beri nama masing2
- pastikan format penyimpanan dalam jpg dan klik save.
- biarkan settingan dan klik ok.
- tutup jendela perspective
- pilih menu file dan save as.

- tugas rumah
- capture 2tugas dan taruh di blog masing2.
Langganan:
Komentar (Atom)





