Tampilkan postingan dengan label tugasKuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugasKuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, Maret 01, 2013

Merubah text menjadi image

Sekedar sharing aja ni. Tutorial ini dapet dari situs ini. Biar gampang aja, dari situs jsfiddle udah nulisin beserta contohnya di link berikut ini : change text to image

Cuma sayangnya disini baru text yang diinput biasa aja. Ade lagi nyari yang text HTML diubah jadi image dulu nih, tujuannya sih biar tampilannya lebih dinamis.

Ntar kalo ada update-an baru, ade tulis disini ya....^^

Salam...

Kamis, Juni 09, 2011

prak renderasi, 9 juni 2011

Buka aplikasi 3dsmax

Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.

Klik bola pingpong pada viewport.

Klik tombol Animate/AutoKey.

Pada main toolbar, klik Select and Move.

Jika sumbu Z berwarna kuning pindahkan  bola pingpong ke atas (baru saja menentukan key untuk bola pingpong pada frame 0).

Geser time slide ke frame 15, lalu pindahkan bola ke bawah ke atas meja. (gunakan kotak diaog Transform Type-In untuk menempatkan bola tpat di atas meja).

Klik kanan select and Move (memunculkan kotak dialog Transform Type-In).

Masukkan nilai = 0'2" untuk sumbu Z (menempatkan bola tepat diatas meja).

Tutup kotak dialog Transform Type-In.

Pastikan bola masih dalam keadaan terpilih. Tekan SHIFT. Pada track bar, clone/copy key dari frame 0 ke frame 30.

Tekan play untuk memainkan animasi.

Pada time controls, klik time configuration.

Pada kotak dialog Time Configuration, tentukan End time = 30.

Mainkan animasi. Bola bergerak naik turun.

Mengatur pergerakn bola agar terlihat lebih realistis perlu mengatur interpolasi.

Dari Views menu: Klik show Ghosting

Pindah ke menu Costumize > reference > Tab Viewport lalu ganti ghosing frame menjadi 4 dan display  Nth frame menjadi 4.

Pilih bola lalu geser Time Slider ke frame 14 mainkan animasi

mengatur InBetween klik kanan Key Track bar pada frame 14 dari menu pilih bola pingpong Position

Ganti nilai in intuk keyframe 2 menjadi fast In.

ganti nilai out pada keyframe 2 menjdi fast out

gunakan tanda panah pada kotak dialog ganti keyframe 2 menjadi keyframe 1

ganti interpolasi out pada keyframe 1 menjadi slow out(hal ini membuat bola bergantung/berhenti sejenak di udara sebelummolai to descend)

ganti interpolasi in pada keyframe 1 menjadi slow in

lanjutkan pada keyframe 3 lalu tentukan nilai in menjadi slow in

masih pada keyframe 3 ganti interpolasi out menjadi slow out

mainkan animasi(sekarang bola memantul dengan benar)

tutup jendela bola pingpong:position

nonaktifkan tombol animate

klik menu rendering
pilih render
atur time output pada active time segment "0 to 30 atau range :0 to 30

pilih output size 640x480
pilih tombol files.
simpan dengan nama masing2.

Kamis, Mei 26, 2011

Prak Renderasi, 26 mei 2011

renderasi 26 mei 2011

buka pekerjaan terakhir
pilih file>reset
pilih yes

buat kotak dalam viewport top

putar viewport perspective denga cara tekan alt dan tombol tengah mouse atau dengan cara memutar viewport menggunakan tombol arc rotate dalam viewport navigation controls.

perbesar dan perkecil gambar menggunakan tombol zoom atau tekan ctrl+alt dan tombol tengah mouse

dari customize menu, pilih units setup

pilih us standard lalu klik ok.

pilih modify panel

ganti ukuran meja menjadi panjang 9 feet,lebar 5 feet tebal 0.2 feet

pada rollout name and color ganti nama object menjadimeja pingpong

tekan g untuk menyembunyikan grid

tekan m untuk mebuka material editor

pada material editor,ganti nama material pertama in the top row meja pingpong

seret/drag  material editor ke meja

meja pingpong biasanya berwarna hijau dengan strip putih.tambahkan texture map ke dalam diffuse channel utnutk membuat meja menjadi meja pingpong real.

klik kotak2 abu2
disisi label diffuse

pada material/map browser klik bitmap lalu ok.

pada kotak dialog cari folder cari file pooltop.jpg.pilih open


bitmap image ditampilkan pada sample sphere dala material editor,klik show map in viewport

sesuaikan tiling pada material editor dengan cara mengklik tanda panah spinner,tentukan nilai U dan v sehingga memenuhi meja pingpong

jika menjalankan software z buffer,perlu mengaktifkan texture correction, jika texture tampak distorsi, lakukan hal di bawah ini.

klik kanan pada label perspective viewport, lalu pilih texture correction

tutup material editor

pada object tab klik tombol sphere

klik panel create, tombol sphere berubah menjadi hijau

dalam panel/create, aktifkan autogrid

autogrid membantu membuat sphere langsung diatas meja pingpong

di bagian bawah rollout parameters,aktifkan base to pivot

pindahkan kursor ke atas meja muncul icon menampilkan point untuk bola

seret/drag bola ke atas meja

pada rollout sphere parameters, ganti radius bola = 0.4" dan segment = 18"

ganti warna object bola pingpong dengan warna yang sesuai

dan ganti label nama sphere01 menjadi bola pingpong

pada object tab, klik tombol box.

pada perspective viewport, buat box dengan ukuran kira2 tinggi = 6 inch teval = 2 inch dan panjang = 5 feet

matikan autogrid.posisikan box di tengah dan diatas meja

klik arc rotate, lalu putar view untuk mencari posisi yang terbaik

pilih box01, pada panel modify, ganti nama menjadi net

tekan f3 utnuk mengaktifkan wireframe mode

ganti segment widht = 30 segment height = 4 dan segment length = 1

tekan f3 untuk mengembalikan perspective viewport menjadi shade mode

tekan m untuk membuka material editor

pilih blank material dan beri anam net

pada rollout shader aktifkan wire

klik assig material to selection

klik color swatch disebelah diffuse, lalu pilih warna dalam color selector untuk mengganti warna net sesuai dengan keinginan.


coba tambahkan nilai self-illumination, pada self illumnitaion klik label color. muncul kotak masukkan numerical text

klik label color untuk menampilkan kotak masukan nunmerical text

ganti nilai self-ilumination =10

simpan sebagai file nama masing2 dan pastikan formatnya *.max





prak pemodelan 2d, 26 mei 2011

buka apliasi ACAD

buka pekerjaan terakhir

dengan cara yg sama seperti membuat lubang kusen pintu, buat kotak pelubang untuk kusen jendela misal ukurannya @2,1.5

duplikat pelubang jendela dan letakkan pada tempat2 jendela yg akan dilubangi

untuk lubang pada kusen jendela, harus di atas lantai, untuk itu pindahkan kotak pelubang dengan perintah move setinggi 1.

klik icon move
klik pada semua kotak pelubang, enter.
klik pada salah satu ujungnya.
ketik @0,0,1

lubangi dinding dengan menggunakan perintah subtract, antar dinding dengan kotak pelubang tersebut.

klik icon subtract
klik dinding lalu enter
klik semua kotak pelubang, lalu enter.

menggambar lantai

ubah pandangan menjadi top view, kemudian buat lantai dengan rectangle dan beri ketebalan -0.6

klik icon rectangle
klik ujung dinding atas
klik ujung dinding bawah (secara diagonal)

buat kotak pengurang lantai

klik rectangle
klik OS Snap from
klik ujung dinding atas
ketik @1.0 lalu enter
klik OS Snap from
klik ujung dinding bawah (secara diaognal)
ketik @-1,1 lalu enter

ekstruksikan lantai, teras dan kotak pengurang

klik icon extrude
klik pada lantai, teras dan kotak pengarang lalu enter
ketik 0.2 lalu enter 2x.

kurangkan antara lantai dan kotak pengurang dengan subtract

klik icon subtract
klik lantai dan teras lalu enter

buatlah kolom teras

buatlah kolom dengan rectangle dengan ukuran @0.3,0.3 dan letakkan di ujung teras kemudian beri ketinggian 4


simpan dalam .dwg

Kamis, Mei 19, 2011

Prak Renderasi, 19 mei 2011

buka aplikasi 3d
pada front viewport, tekan W pada keyboard

pada prompt line, aktifkan 3D Snap toogle atau tekan S

pada tab shapes, klik line

pastikan grid ditampilkan di dalam front viewport, jika belum tekan G

gambar  profile dari bentuk  botol dalam front viewport

mulai dari bagian bawah botol,klik untuk menempatkan titik pertama.

jika pindah melintasi grid muncul snap icon berwarna biru,menangkap titik persilangan garis pada grid

ketika menempatkan titik kedua, tekan dan seret/drag untuk membentuk kurva

klik untuk membuat titik ketiga

tekan dan seret/drag untuk membuat titik keempat.

klik untuk menentukan tiga titik terakhir

untuk mengedit spline aktifkan sub object>vertex
coba menggeser vertex pada spline untuk membentuk kurva dan smooth irregularities

pada titik yang anda tekan dan seret/drag, akan muncul bezier handles, anda dapat menggeser handles untuk merubah bentuk kurva

tekan s untuk mematikan snap. matika sub object
tekan f3 untuk mengganti perspective view shading menjadi smooth+highlight.

pada panel modify,klik lathe

gulung ke bawah rollout parameters,pada area align klik tombol max

jika botol muncul tidak sesuai dengan bentuknya, gulung ke bagian atas rollout parameters lalu aktifkan flip normals.


simpan dalam .max

klik menu file>new all.ok.

buka file yg dikerjakan sebelumnya

pilih menu file>merge
pilih file botol yang baru dibuat dan klik open
pada jendela merge pilih botol line
klik ok.

letakkan posisi botol di tengah buah jeruk dan apel
gunakan skala untuk mengecilkan/membesarkan botol.

aktifkan sample slot terakhir di sudut kanan-bawah material edditor

klik pick material from object,icon eyedropper

klik botol dengan cursor eyedropper.

pada rollout maps pilih channel bump dengan cara mengklik label none

pada kotak dialog material/map browser,pick dents

di dalam rollout dent parameters, tentukan size untuk dents=22 dan strength=5

pada slot sample material editor, klik tombol standart dan pilih raytrace

ganti warna diffuse menjadi warna hujai tua/forres green.

raytrace transparency dan reflectivity ditentukan oleh color swatch.tentukan warna transparancy menjadi abu2/gray R119 G119 B119

ganti dinding belakang dengan material congren.jpg

langkah terakhir, renderlah  (F9) hasil ini..
hasilnya kira2 begini nih..

Prak pemodelan 2D, 19 Mei 2011



ntar modulnya nyusul yak..hehe

Sabtu, Mei 14, 2011

12 mei 2011,prak renderasi

Buka aplikasi 3d’Max..
Buka perkerjaan yang terakhir dikerjakan.
Pilih buah apel di dalam camera viewport.
Ctrl + klik kanan pada buah apel.
Pilih Isolate tool.
Pada Tab Obejct, klik cylinder
Beralih ke panel modify > roll out object type
Aktifkan Autogrid
Di dalam Top viewport, geser
Kursor ke atas buah apel.
Geser keluar cylinder pada bagian atas buah apel
Ganti warna cylinder menjadi hijau lalu
beri nama = stem.
Pada roll out parameter untuk cylinder,
Tentukan nilai radius=1, height=24
Height segments=12

pada rollout objek type, matikan auto grid

tb modifier klik bend
pada rollout parameter sesuaikan sudut tekuk pada tangkai apel, plus atau minus 90

pada kotak dialog isolated klik exit isolated

pilih menu file>save as
pilih menu file>reset pilih yes

klik menu file>open
cari file still_life0.max
klik open

klik menu file>merge(cari file tangkai apel yang baru dikerjakan
klik open
klik tombol all,lalu ok
rubah tampilan perspective viewport menjadi camera01 viewport


tekan m pada keyboard klik kanan pada sampel material dan pilih 5x3 sample windows

seret dan drag sample material bernama shiny aplle ke object apple

cek rendering>render
pilih pada viewport camera01 dan pilih tombol render

tutup jendela sampel frame

jalankan animasi yang pernah dibuat sebelumnya dengan menekan tombol play

klik drag track ball pada 50/160 ke 100/160 dan pindahkan track 80/160 ke 140/160

lakukan rendering pilih menu rendering>render

pilih time output pada active time segment 0 to 160 atau range 0 to 100

pilih output size 640x480
klik tombol files.simpan dengan nama masing2.

pada jendela video compression biarkan compresor pada setingan default (cinepack codec by radius)lalu ok

pastikan viewport camera01 lalu tekan tombol render.

setelah selesai hilangkan animasi yang ada untuk membuat animasi baru

pilih menu file>new pilih no
tandai keep object and hierarchy
gerakan rool track animasi untuk memastikan animasi sebelumnya telah dibuang

pindahkan roll track animasi pada 0/160.
klik icon time configuration rubah nilai length atau end time menjadi 90 klik ok.

roll track animasi pada saat ini pada posisi 0/90
buat tampilan camera01 menjadi 1 ruang dimana terlihat buah jeruk apel dan tangkainya serta billboard nama

pindahkan buah jeruk dan apple pada posisi terbaik
tekan H pada keyboard
pilih apple dan tekan shift untuk memilih stem.
tekan select dan pindahkan dengan move

jika tampilan telah sesuai, tekan tombol animate
geser roll track animasi ke 40/90 pilih buah jeruk, klik kanan pada buah jeruk lalu pilih rotate.
putar buah jeruk secukupnya berlawanan dengan arah jarum jam.

nonaktifkan tombol animate,coba jalankan animasi


tekan ctrl+shift dan pilih bola abu2 di awal track dan geser ke 70/90
ulangi langkah ii untuk objek buah jeruk juga

pilih menu rednering>render
tandai active time segment 0 to 90 pilih 640x480 klik tombol file, simpan dalam .avi

12 mei 2011, prak pemodelan 2D

Buka aplikasi CAD
Buka pekerjaan yang terakhir di kerjakan.

Buat sebuah layer Dinding, dan aktifkan layer dinding.

Klik ikon Offset
Ketik 0.075 (setengah tebal dinding) lalu Enter.
Klk garis as lalu klik keluar.
Klik garis as lalu klik ke dalam.

Pastikan masih aktif pada layer Dinding.

Klik ikon Extrude
Klik garis dinding (luar maupun dalam) lalu Enter.
Ketik 4 lalu Enter dua kali.

Ubah pandangan menjadi South West Isometeri.
Pilih menu View > 3D views > SW Isometri.
Pilih menu View > Hide.

Perhatikan pada dinding ruang tamu, dindin ruang keluarga, dan dinding samping yang belum dapat di Extrude karena dibuat oleh line.

Ulangi untuk dindin ruang tamu, ruang keluarga dan dininding samping dengan rectangle, lalu di extrude kembali.

Klik ikon Subtract
Klik garis dinding luar lalu klik kanan.
Klik garis dinding dalam lalu klik kanan.

Lakukan hal sutrract pada tiap-tiap ruang dan gunakan perintah Hide setiap kali men-subtract supaya terlihat ruang-ruang mana yang sudah berlubang dan yang belum berlubang.

Gabungkan semuanya dengan perintah Union.

Klik ikon Union
Klik semua obyek
Tekan Enter.

Buatlah teras dengan menggunakan Rectang, sebelumnya ubah pandangan menjadi tampak atas (Top View).

Menggambar atap limasan dengan tritisan 1 M

Buat layer baru dengan nama Atap.
Aktifkan layer Atap.

Buat garis bantu (gunakan Line) dari ujung teras dan ujung ruang tidur serta berpotongan dititik B.

Buatlah denan atap dengan menggunakan perintah Rectangle, melompat (gunakan OS Snap From) dari titik A (ujung dinding terluar) sebesar @-1,1 dan melompat dari titik B sebesar @1,-1.

Klik Rectang
Klik OS Snap From
Klik titik A.
Ketik @-1,1 lalu Enter
Klik OS Snap From
Klik titik B.
Ketik @1,-1 lalu Enter.

Simpan pekerjaan dengan nama masing-masing, pastikan format penyimpanan adalah *.dwg.

Selasa, Mei 10, 2011

praktikum renderasi 6 mei 2011

Buka aplikasi 3dsMAX
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.

Pada panel Modify Rollout Parameters, kurangi diameter buah jeruk sehingga tersedia ruang yang cukup untuk buah satu lagi.
Ganti menjadi Radius = 30.

Klik kanan pada buah jeruk lalu pilih Move.

Pindahkan buah jeruk ke kiri lalu ke bawah sehingga berada disebelah kiri slab, sediakan ruang untuk buah satu lagi.

Di dalam Top Viewport, perbesar gambar hingga slab memenuhi viewport.

Tekan SHIFT.

Pada Camera Viewport, pilih lalu geser buah jeruk ke kanan.

Pada jendela Clone Options ketik apple pada bagian Name:
Klik OK untuk melengkapi proses Copy.

Tekan M untuk membuka Material Editor.
Perbesar sampe area dengan klik kanan pada sampel slot. Pilih 5x3.

Pilih sampel material


·         Klik kanan pada table left viewport
Pilih menu Views > Extend > Asset Manager
(cari folder  network p multimedia/adil)
Cari file appletex.jpeg
·         Klik dan drag appletex.jpeg ke object  bola
Lalu lepas tombol mouse
pilih buah apel
Buka Display panel lalu klik Hide Unselected.

Pada Viewport NavigationControls, klik Zoom Extent All.

Tekan Ctrl+klik kanan pada object lalu pilih Isolate Tool.

Pada Tab Modifiers, klik Taper untuk mengaplikasikan modifier ini ke bola yang akan dijadikan buah apel.

Pada rollout parameters > area Taper, sesuaikan Amount parameter lalu perhatikan efek yang terjadi di dalam viewport.

Pada panel Modifiers > rollout modifier stack, klik edit stack.

di dalam kotak dialog edit modifier stack, pilih Collapse All.
Klik yes pada kotak pesan warning lalu klik OK.

Di dalam rollout modifier stack, klik tombol sub-object untuk mengaktifkan.

Vertex level adal default dalam daftar Selection Level. Di dalam Viewport. Vertex ditampilkan dalam warna biru.

Aktifkan Left Viewport.

KlikZoom Extentx All di dalam viewport Navigation Control.

Pada front atau left viewport, seret atau drag dari luar bola untuk membuat kotak 2 baris vertex dibagian bawah buah apel.

di ujun sebelah kanan pada main toolbar, isi list tanpa list dengan text bagian bawah apel lalu tekan Enter.

Rollout Soft Selection.
Aktifkan Use Soft Selection sesuaikan Falloff hinnga separuh bagian bawah buah apel berubah warnananya.

Pada panel Modify > Rollout Modifiers, klik More.
Pada jendela Modifiers pilih Displace lalu klik OK.

Pada rollout parameters > area Image, klik tombol Bitmap yang bertanda None.

Di dalam kotak dialog Select Displacement Image, cari folder lali file Appledis.jpg.

Klik Open.

Pada Rollout Parameters > are Displacement, klik Spinners (tanda panah kecil disebelah kotak masukan parameter) untuk menambahkan atau mengurangi strength parameter sedikit.

Spinner dengan nilai Minus (-) ntuk mendapatkan bagian bawah buah apel yang realistik.

Pada Modify panel, klik tombol More.

Pilih Edit Mesh dari dalam daftar lali klik ok.

Pada panel Modify > Modifier Stack aktifkan Sub-Object.

Gunakan region-select untuk memilih tiga aris vertex di bagian atas buah apel. Beri nama menjadi "bagian atas apel".

Gulung ke bawah ke Rollout Sof Selection. Pilih Use Soft Selection. Sesuaikan Falloff = 33

Pada rollout Modifier Stack klik Edit Stack untuk menampilkan kotak dialog Edit Modifier Stack.
Pilih Displace di dalam Stack. Klik Copy.

Di bagian atas Stack, pilih Edit Mesh. Klik Paste untuk menambahkan Modifier Displacement kedua ke dalam Stack.
Displace sekarang berada diatas Edt Mesh Modifier. Klik OK untuk mengakhiri Editing.

Pilih Sub-Object > Gizmo.
Geser Gizmo sehingga melayag diatas sebuah apel. (Gizmo sumbu x,y,z berwarna kuning).

Pada rollout parameters untuk Displace, tambahkan Strength parameters menjadi = 8. Sesuaikan Decay Parameters untuk membentuk permukaan bagian.

Jika ingin kembali ke Stack untk menyesuaikan nilai Soft Selection, aktifkan Show End Reslut On/Off Toggle.

Jika telah selesai matikan tombol Sub-Object,

Buka dispplay panel lalu klik Unhide All.

Pada viewport navigation controls, klik zoom extents all.

Keluar dari exit isolation dengan menekan tombol pada jendela isolated.

Pada front viewprt, buat region-zoom disekitar buah jeruk dan apel sehinga terlihat dengan jelas.

Putar dan sesuaikan posisi buah apel dengan menggunakan icon Select and Rotate.


Pastikan animasi yang dibuat pertemuan selanjutnya masih ada dengan menekan tombol play.

pili enu rendering > Render
Tandai Active TIme Segment: 0 To 100 atau Range 0 To 100
Pilih tombol 640x480
Pilihj tombol Files...
(beri nama masing-masing)
pastikan format nya adalah *.avi lalu klik tombol Save
pastikan viewport adalah Camera01 lalu tekan tombl Render.

Setelah dirender begini hasilnya kalo punya ade..haha..STD dah ini mah...

6 Mei 2011, Pemodelan

Aktifkan layer As.
pilih warna merah untuk gambar baru.


buat sebuah rectangle pada arean kosong.

klik icon rectangle
klik pada area gambar
ketik @3.5,3 lalu Enter.

Klik icon rectangle
Klik pada titik sudut kiri atas rectangle sebelumnya. ketik @2,1.5

Ketik icon rectangle
klik pada titik sudut kiri atas rectangle kedua
ketik @3.5,3 lalu ENter

membuat garis dengan perintah line. melompat dari garis sejauh 0.5, gunakan Snap From.

Klik icon Line
Klik OS Snap From
Klik pada titik sudut kanan bawah rectangle pertama.
Ketik @0,0.5 lalu Enter
ketik @3.5,0 lalu Enter


Kerjakan denah disamping sesuai dimensi ukuran yang ada (denah pada layer nama) dan (dimensi pada layer Dimensi).
ini hasilnya kira2...

Kamis, April 21, 2011

21 April 2011, Pertemuan 4 Pemodelan 2d

buka pekerjaan terakhir
klik ikon layer properties manager.
klik tombol new
ganti nama layer menjadi dimensi
pastikan berwarna putih ok.

aktifkan layer dimensi
beri dimensi menggunakan dimensi tool.

klik tanda lampu pada layer dimensi, lalu aktifkan layer as.

menggambar gudang
klik ikon rectangle
klik kiri icon snap form dari object snap
klik kiri pada ujung kanan atas dapur
ketik @0,1.5
ketik @-2,3

kamar/wc
klik ikon rectangle
klik kiri pada ujung kiri atas gudang
ketik @-1.5,-1.5

tambah layer dinding
aktifkan layer dinding
klik ikon multiline
ketik S
ketik 0.075
ketik J
ketik Z

klik kiri pada setiap ujung denah as.

kusen pintu
klik ikon rectangle
klik kiri pada area gambar
ketik @0.06,0.15

daun pintu
klik rectangle
klik kiri pada ujung kanan atas kusen
ketik @0.03,0.8

lengkung
klik menu draw,klik arc lalu pilih star, center, angle
klik kiri pada ujung kiri atas daun pintu, klik bawah kiri daun pintu.
ketik -90

mencerminkan pintu
klik ikon mirror
klik kiri kusen, daun pintu dan lengkung
klik kanan
klik kiri pada ujung kanan lengkung
aktifkan ortho dengan menekan f8 atau klik tombol ortho
tarik lurus ke atas/bawah lalu klik kiri dan enter

menggambar kusen pintu
klik ikon rectangle klik kiri pada ujung kanan bawah kusen sebelah kiri
ketik @-0.8,0.15

kusen tegak jendela
klik ikon rectangle
klik kiri pada ujung kiri bawah kusen jendela
ketik @0.06,0.15

menggandakan kusen tegak ke tengah
klik ikon copy
pilih objeknya (kusen tegak) lalu enter.
klik tengah2 bagian bawah kusen (gunakan OS Mid point)
klik di tengah2 bagian bawah kusen datar(gunakan mid point)

mencerminkan kusen jendela ke kanan
klik ikon mirror
klik kiri kusen jendela
klik kanan
klik kiri pada ujung lengkung
aktifkan ortho dengan menekan f8
tarik lurus ke atas/bawah

lalu klik kiri dan enter
selesaiiiiii...

21 April 2011,Pertemuan 4

·         Buka aplikasi 3d’ MAX
·         Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan
·         Pilih Menu file > new.
Pada jendela new scene pilih Keep Object
And Hierarchy. Lalu klik OK
·         Pastikan animasi yang dibuat telah
Dibuang dengan mencoba menjalankan
Tombol play
·         Klik objects tap pada tab panel
·         Klik icon sphere
·         Ditengah-tengah perspective viewport
Buat bola dengan menekan tombol kiri
Mouse kebawah lalu drag menjauhi titik awal.
Pada Create panel > parameters Roll out
Ganti radius=50 lalu enter
·         Gunakan move and selection dan pindahkan
Bola pada top  dan front viewport untuk
Memindahkan bola tepat ditengah ruang dan atas
Lantai.
·         Pada create panel > roll out Name and Colour
Klik kotak kecil berwarna disebelah nama objek sphere01
Pilih warna orange lalu klik OK.
·         Ganti nama sphere01 menjadi orange
Dan tekan enter.
·         Klik kanan pada table left viewport
Pilih menu Views > Extend > Asset Manager
(cari folder  network p multimedia/adil)
Cari file orangetex.jpeg
·         Klik dan drag orangetex.jpeg ke object  bola
Lalu lepas tombol mouse
·         Pada panel modify > rollout parameters
Ganti segment =50
·         Klik kanan pada perspective viewport, dari menu
Rendering pilih render.
Dalamkotak dialog rendering pilih render
·         Tutup jendela renderinig
·         Pada main toolbar, klik material editor atau
Tekan M pada keyboard
·         Pilih sampel material pertama atau sampel
 material yang masih kosong.(contoh
pada sampel kedua dengan nama material
#2)
·         Klik tombol pick material from object ("eyedropper”)
Disebelah nama material. Pindmahkan kursor
Dari material editor ke perspective viewport
Tepat diatas buah jeruk lalu klik
·         Ganti nama material menjadi orange peel
Lalu tekan enter
·         Klik roll out blinn basic.
Parameters untuk menutupnya, dan klik
Roll out maps untuk membukanya
·         Pada roll out maps, seret/drag diffuse map
(orangetex.jpeg) ke bump channel, dan
Lepaskan tombol mouse.
·         Klik instance lalu OK.
Tentukan pada kotak masukan
Channel amount bump= -100
·         Coba render hasil pekerjaan material.
·         Perkecil material editor.
Kembalikan viewport asset manajer menjadi
Left  viewport.
·         Rubah viewport perspective menjadi
Camera viewport
·         Atur camera pada top dan front viewport
Sehingga tampilan camera01 mrnjadi 1
Tampilan untuh buah jeruk.
·         Aktifkan tombol animate.
Pindahkan track rolldari 0/100 ke 50/100
Pada top/front viewport gerakkan kamera
Menjauh dari objek jeruk hingga terlihat
Label nama di dinding
·         Non aktifkan tombol animate.
Tekan Ctrl + Shift dan klik drag track
Abu abu pada 0/100 ke 80/100
Yang berubah menjadi track putih.
·         Coba jalankan tombol play.
·         Jika animasi telah sesuai klik menu rendering > render
Atur time output pada active time segment
0 to 100  atau rang 0 to 100
·         Atur output size menjadi 640x480 klik tombol files
Beri nama masing masing dan pastikan
Penyimpanan dalam *.avi/
Tekan save. Pada jendela video compression
Biarkan settingan yang ada pada cinepak
Codec by radius, lalu klik ok.pastikan
Viewport :camera01.klik tombol render.

beginilah hasilnya..haha..

Kamis, April 14, 2011

14 april 2011, pertemuan 3

  • pilih objek dinding
    tekan m pada keyboard
    pilih sample material pertama
    klik tombol standar
    pilih radio mtl library
    dari daftar list pilih material concrete blue stucco lalu
    klik ok.
    pilih icon assign material to selection.
    kecilkan jendela material editor.
    render pada tampilan perspective preview.
    ulangi untuk lantai dengan material wood pada box material kedua, dan label nama pada box material ketiga

    tutup material editor

    aktifkan perspective viewport
    tekan c untuk menggantinya menjadi camera viewport

    beralih ke top viewport
    pilih target camera dan letakkan di tengah ruang. perhatikan pergerakan kamera01 viewport

    kembali pada top viewport pilih camera dan geser menjauh sehingga seluruh ruang tampak pada kamera01 viewport

    pada left atau front viewport atur ketinggian dari camera, hingga seluruh ruang tampil pada camera01 viewport.

    lakukan pembesaran zoom extents pada top viewport. tekan tombol animate. geser roll dari 0/100 ke 50/100 pada top viewport pilih camera dan geser ke sebelah kanan. non aktifkan tombol animate.

    pilih icon zoom extents all.jalankan tombol play dan perhatikan pergerakan setiap viewport.

    pilih camera pada salah satu viewport.
    geser roll ke posisi 0/100. tekan shift +ctrl dan klik drag keyframe pada 0/100 untuk menduplikatnya key 80/100
    coba jalankan tombol play, dan perhatikan jika animasi camera bergerak dan kembali ke posisi awal.



tampilan jendela view


  • pilih menu rendering>render

    pada jendela render scene pilih active time segment 0 to 100 atau isi range dari 0 to 100 untuk time output.

    untuk output size pilih 640x480 atau ketik pada width 640 dan height 480

    klik tombol files pada render output.
tampilan setelah di render

  • tentukan folder menyimpanan dan beri nama masing-masing. pastikan format penyimpanan dalam *.avi
    lalu klik save.
    apda jendela video compression,biarkan settingan default cinepak codec by radius, lalu klik ok
    pastikan pada bagian viewport adalah kamera01,lalu klik tombol render.


tampilan *.avi

 setelah merender, tutup jendela render dan render scene. pilih menu file>save as simpan dalam *.max

14 april 2011, pertemuan 3

  • buka aplikasi autocad
  • klik ikon layer properties manager
  • klik tombol new
  • ketik nama layer, misalnya as
  • klik kotak color
  • klik warna,misalnya kuning
  • klik ok
  • klik ok untuk menutup layer properties manager

  • menggambar pagar bumi
  • pastikan layer pada "as"
  • klik ikon rectangle
  • klik kiri pada area gambar
  • ketik @16,25 lalu enter

  • menggambar ruang
  • klik icon rectangle
  • klik kiri ikon snap from
  • klik kiri ke ujung kanan pagar bumi
  • ketik @-2,4,5 lalu enter
  • ketik @-4,4 lalu enter

  • klik icon rectangle dan klik sebelah kanan atas ruang sebelumnya
  • ketik @-3,2 lalu enter

  • klik icon line
  • klik kiri pda ujung atas garis penghubung
  • ketik @0,1.5
  • buat rectangle
  • ketik @-4,4.5 lalu enter

  • klik icon rectangle klik pada ujung atas ruang tidur
  • ketik @-3,3 lalu enter

  • klik icon line
  • klik kiri icon snap to mid point
  • klik pada tengah dinding ruang 4
  • ketik @-4.5,0, enter
  • klik icon rectangle
  • klik kiri pada ujung garis
  • ketik @-2,2.5, enter
  • klik rectangle, klik kiri di bagian kiri bawah ruang sebelumnya
  • ketik @-2.5,2.5, enter
  • klik icon line
  • klik kiri pada ujung kiri ruang 5
  • ketik @0,-4, enter
  • ketik @4,0, enter
  • ketik @0,-9, enter
  • ketik @4.5,0, enter

yah..kira2 beginilah jadinya...hoho...

Kamis, April 07, 2011

Tugas 2

Buka aplikasi 3D.

Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.

Aktifkan Main Toolbar pilih icon Move & Selection, pilih lantai.

Pada Panel pilih tab Mofidyers.
Roll Up hingga Parameter Panels.
Atur nilai Length 250 dan Width 500 serta Height -10.

Kembali ke Main toolbar.
Pilih icon Select and Uniform Scale.
Pilih text pada Front Viewport lalu drag hingga text membesar dengan proporsional.

Berpindah ke tab Objects.
Pilih icon L Ext, lalu buat pada Top Viewport sebuah L Ext.
Klik drag dari kanan atas top viewport lalu drag ke arah diagonal kiri bawah, lalu lepaskan tombol mouse dan geser ke atas untuk ketinggian dinding, geser lagi sedikit untuk membentuk ketebalan dinding dan klik untuk mengakhiri pembuatan dinding.

Beralih ke tab Main Toolbar.
Pilih icon Select and Move, lalu aktifkan panel Modifiers, roll up hingga Parameters dan atur side Length -250, front length -500, side width 10, front width 10, height 250.

Gunakan Select and move untuk menserasikan lantai dan dinding.
Lalu gunakan select and move untuk memindahkan nama ke dinding.



gunakan select dan move untuk menyesuaikan lampu omni dan spotlight

hasilnya kira-kira seperti ini...

Kamis, Maret 24, 2011

kamis, 24 maret 2011

  • buka autocad
  • pada command ketik limits dan enter.
  • lower: tekan enter
  • upper: ketik 210, 297 enter
  • command:ketik rectangle enter
  • first point:ketik 0,0
  • other corner:ketik 297,210
  • enter
  • command:ketik zoom enter
  • all:ketik all enter
  • command:line
  • first point:0,0
  • next point:100,0
  • next point:100,20
  • next point:0,20
  • next point:c
  • command:
  • klik icon text tool
  • klik pada titik 0,20
  • klik pada titik 100,0
  • tulis nama masing2
  • gunakan text height 8
  • klik ok
  • gambarlah bentuk yang bergaris kuning saja tanpa dimensinya

  • Command: line
  • Specify first point: 50,50
  • Specify next point or [Undo]: 50,95
  • Specify next point or [Undo]: 65,95
  • Specify next point or [Close/Undo]: 95,65
  • Specify next point or [Close/Undo]: 95,50
  • Specify next point or [Close/Undo]: 50,50
  • Specify next point or [Close/Undo]: c
  • beri warna kuning di properties

renderasi pert 2, kamis 24 maret 2011

  • buka aplikasi 3dmax
  • pilih tab shape
  • pilih icon text
  • buka panel parameter
  • klik pada text area
  • ganti text max text dengan nama masing2.
  • rubah size 10
  • klik pada front viewport.
  • pada area pembesaran klik icon zoom extents all.
  • beralih ke panel modify.
  • pilih tombol extrude
  • rubah amount pada roll up parameter menjadi 10
  • kembali klik zoom extends all.
  • aktifkan perspective viewport
  • pilih icon zoom.sempitkan area perspective untuk object text.tekan f9
  • tutup jendela perspective frame.
  • pilih tab main toolbar
  • pilih icon select object dan klik object text.
  • pada panel modify disebelah text01 klik warna dan pilih warna yang diinginkan tekan f9
  • aktifkan top viewport
  • pada tab main toolbar pilih icon select and move
  • klik object text di top viewport,lalu geser keatas sejajar sumbu y.
  • (perhatikan perubahan di viewport lainnya saat menggeser)
  • pilih menu rendering
  • klik tombol render.
  • tutup jendela top frame
  • masih pada jendela render scene rubah viewport menjadi perspective dan tekan tombol render.
  • tutup jendela perspective frame.
  • tutup jendela render scene.klik zoom extents all.
  • perluastop viewport
  • pilih top viewport dan klik zoom,lalu klik drag pada top viewport
  • perluas hingga tampilan object mengecil 20%
  • pilih tab objects
  • pilih icon box
  • klik sebelah kiri atas top view port lalu drag diagonal sebelah kanan bawah top viewport lalu lepas tombol dan tentukan ketinggian box kira2 10 point lalu klik.

  • aktifkan perspective viewport dan tekan f9
  • aktifkan tab lights dan cameras
  • pilih icon target spot.
  • aktifkan top viewport
  • kilk drag dari kiri bawah viewport menuju object text.
  • klik icon zoom extents all.
  • aktifkan main toolbar dan pilih select and move
  • pada front viewport pilih lampu dan drag sedikit ke atas.
  • aktifkan perspective viewport dan tekan f9
  • klik kanan pada lampu
  • klik cast and shadow.kembali tekan f9
  • kembali ke tab lights and cameras pilih icon omni lights
  • kil sebelah kanan top viewport
  • gunakan icon select and move dan pindahkan omni lights pada front atau left viewport sedikit ke atas coba f9 pada perspective.

  • klik icon diskect pada jendela perspective frame beri nama masing2
  • pastikan format penyimpanan dalam jpg dan klik save.
  • biarkan settingan dan klik ok.
  • tutup jendela perspective
  • pilih menu file dan save as.

  • tugas rumah
  • capture 2tugas dan taruh di blog masing2.

Rabu, Januari 12, 2011

tugas2 praktikum DKV dari minggu ke minggu

  • Karya waktu bikin buku 'all about me', Kata bapaknya mirip buku cerita anak2..haha..tapi gapapa..



  • Ngedit gambar kucing dan jeruk..coba2


  • pada hari yang sama juga ngedit gambar orang berenang di lapangan basket..


  • Latihan bikin brosur..ini buat prodi Fisika


  • bikin denah rumah idaman, bahan brosur rumah

ini lantai satu ya...

ini lantai 2 nya...

  • ini desain Logo Pribadi...sapa taw suatu saat kepake juga..hoho..

27 Oktober 2010

  • buka sebuah file baru dengan mode RGB lebar 400 px tinggi 200 px.warna putih
  • buat channel baru alpha1 dengan klik tombol new channel pada palette.
  • tekan huruf d untuk menjadikan warna sesuai default yaitu putih hitam, lalu tekan huruf x untuk menchange ke2 warna.
  • tekan cntrl delete utnuk mengganti warna alpha menjadi putih.
  • gunakan type tools untuk menulis nama masing-masing pada channel alpha dengan foreground hitam. gunakan font pilihan dengan ukuran terbesar.
  • buat duplikat channel alpha1 dengan menggeser channel alpha1 ke tmbol new channel.
  • klik menu select>deselect
  • gunakan filter>blur>gaussian blur.pada channel alpha2 dengan radius 2 px.
  • gunakan filter>stylize>glowing edges. dengan edge widht=2, edge brightness=2 dan smothness=2
  • klik channel RGB pd channel palette, kemudian klik tab layers tab untuk mebuka layers palette.
  • klik tombol new layer pada layes palette. isi layer1 dengan warna abu-abu. klik edit>fill dan use=50% gray.
  • gunakan filter>render>lightning effects dengan style default, light type:omni, dan intensity 30.gunakan gloss 100 material -100 exposure 0 ambience -33 pilih channel alpha 2 dan tandai white is high.height 20
  • gunakan filter>texture>grain.dengan intensity 20 contrast 50 grain type reguler.
  • muat seleksi dengan select>load selction dan source channel alpha1
  • untuk meliputi sebagian besar teks gunakan slect>modify>contract dengan contract by 4 px.
  • tekan tombol delete untuk menghilangkan
  • area di luar teks
  • klik select>deselect
  • gunakan layer>layer style>drop shadow dengan distance 0 blur 15 dan intensity 80%
  • save file
Praktikum ke2
  • Buka sebuah file baru dengan mode RGB Width : 400 pixels tinggi 200 pixels dengan warna putih.
  • Buat channel baru Alpha 1 dengan mengklik tombol New Channel pada Channels Palette.
  • Tekan huruf ‘D’ pada keyboard untuk mereset warna Foreground dan Background menjadi warna default hitam dan putih, kemudian tekan huruf ‘X’ untuk menukar kedua warna Foreground dan Background.
  • Tekan CTRL+DELETE untuk mengisi channel Alpha 1 dengan warna background putih.
  • Gunakan tools Type untuk membuat teks nama masing-masing pada channel Alpha 1 dengan warna foreground hitam. Gunakan font Franklin Cond. Gothic dengan ukuran terbesar.
  • Buat duplikat channel Alpha 1 dengan menggeser channel Alpha 1 ke tombol New Channel.
  • Klik menu Select > Deselect.
  • Gunakan Filter > Blur > Gaussian Blur… pada channel Alpha 2 dengan Radius = 2 pixels.
  • Gunakan Filter > Stylize > Glowing Edges… dengan Edge Width: 2, Edge Brightness: 2, dan Smoothness: 2.
  • Klik channel RGB pada Channels Palette, kemudian klik tab Layers tab untuk membuka Layers Palette.
  • Klik tombol New Layer pada Layers Palette.
  • Isi layer 1 dengan warna abu-abu. Klik Edit > Fill… dan Use = 50% Gray.
Hasilnya begini..